The Sea is Barely Wrinkled: Menyibak Riak-Riak Kolonialisme Bersama Kei Imazu

Perpanduan teknik artistik tradisional dan teknologi digital menjadi cara untuk Kei Imazu menavigasi dan menggali sejarah secara non-linear. Perupa Jepang yang berbabsis di Bandung ini mengundang refleksi atas keterikatan manusia dengan sejarah, alam, dan waktu yang berlapis-lapis melalui pameran tunggalnya di Museum Macan

Pertunjukan Konser Maestro Harry Roesli di Yogyakarta Gamelan Festival 30

Mengembalikan Semangat Bermusik Adalah Bersenang-senang

Antara Dalang dan Posisi: ara Mengupas Asia Tenggara lewat Iwan Effendi

Pameran repertoar pertunjukkan sang seniman menjadi langkah berikutnya bagi ara untuk merealisasikan vsi misi galeri ini.

Taktilitas, Resistensi, dan Politik Keintiman Kita

RUBANAH Underground Hub mengadakan pameran “Gion dalam Simulasi” yang meninjau ulang praktik dan pemikiran Wagiono Sunarto (1949–2022), seniman penting yang menjadikan gambar sebagai laku estetik dan intelektual.


Setelah lebih dari 12 tahun berjalan, JNB Fest merefleksikan kembali arti noise dan relevansinya sampai sekarang.

Terbitan Pilihan URAKAN di Yogyakarta Art Book Fair 2025

Tim redaksi URAKAN menyoroti beberapa judul yang menarik dari pameran buku seni tahunan ini.

Record Store Day Yogyakarta 2025 Diadakan di Pasar Tradisional Pujokusuman yang Bersejarah

Perayaan rilisan fisik tahunan ini memunculkan suasana nostalgia dengan kemasan tradisional.


URAKAN adalah majalah untuk seluruh pelaku ekosistem seni. Kami menyajikan refleksi, ulasan, dan berita dengan arahan filosofi editorial yang otentik.

Ikuti kami untuk mendapatkan informasi setiap kali kami menerbitkan artikel terbaru. Untuk ikut berkontribusi, klik di sini.

← Back

Thank you for your response. ✨