Proses Pertanggungjawaban

Bagaimana aduan disampaikan, diterima, dan diselesaikan. Versi 1.0 — 6 Agustus 2026. Ditinjau setahun sekali.

Dokumen ini berdampingan dengan Pedoman Perilaku. Pedoman menyatakan apa yang kami harapkan. Dokumen ini menyatakan apa yang terjadi ketika ada yang keliru.

Dokumen ini ditulis lebih dulu, sebelum dibutuhkan. Ia dirancang agar bisa dijalankan oleh organisasi kecil dengan waktu terbatas dan tanpa bagian hukum, yang berarti ia sengaja bersikap sederhana tentang apa yang sanggup dicapainya.

1. Prinsip

Kami bertanya sebelum bertindak. Orang yang menyampaikan aduan ditanyai lebih dulu apa yang ia inginkan, sebelum keputusan apa pun diambil. Kami tidak selalu sanggup mewujudkannya, tetapi kami tidak akan memutuskan di atas kepalanya.

Pemulihan lebih dulu, sejauh pemulihan masih mungkin. Pertanyaan pertama kami adalah apa yang bisa memperbaiki keadaan bagi orang yang tersakiti dan apa yang bisa mencegahnya terulang, bukan hukuman apa yang setimpal. Ada keadaan yang tidak lagi bisa dipulihkan, dan kami menyatakannya terus terang di Bagian 8 alih-alih berpura-pura sebaliknya.

Adil bagi semua pihak. Orang yang perilakunya dipersoalkan diberi tahu apa yang dituduhkan kepadanya, cukup rinci untuk bisa menjawab, dan diberi kesempatan yang sungguh-sungguh untuk menjawab. Kami tidak memperlakukan aduan sebagai putusan.

Sepadan. Kami merespons sepadan dengan apa yang terjadi. Kami tidak mengecilkan hal yang serius, dan kami tidak membiarkan seseorang menanggung akibat yang jauh melebihi persoalannya. Keduanya kegagalan yang nyata, dan kami memandang yang kedua sama seriusnya dengan yang pertama.

Rahasia sejak awal. Informasi bergerak hanya sejauh yang memang perlu, dan identitas bergerak lebih pendek daripada informasi. Lihat Bagian 9.

Tidak ada pembalasan. Membalas seseorang karena ia menyampaikan aduan, ikut serta dalam sebuah proses, atau mendukung orang yang terlibat, adalah pelanggaran Pedoman, dan pelanggaran yang serius.

Akses. Tidak seorang pun boleh merasa proses ini lebih sulit digunakan karena disabilitas, kondisi kesehatan, bahasa, atau bentuk hidupnya. Penyesuaian kami atur bila diminta, dan tidak ada yang perlu menjelaskan disabilitasnya untuk mendapatkannya.

Jujur soal keterbatasan. Urakan tidak bisa menyelidiki seperti pemberi kerja, tidak bisa memaksa siapa pun menyerahkan bukti, dan tidak bisa memastikan fakta menurut ukuran hukum. Bila sebuah perkara berada di luar jangkauan kami, kami akan mengatakannya dan membantu orangnya mencari tempat yang sanggup menanganinya.

2. Siapa yang boleh mengadu, dan tentang siapa

Siapa pun boleh menyampaikan aduan: kontributor, penulis, editor, penerjemah, kolaborator, peserta acara, subjek dan narasumber, serta pembaca.

Anda boleh mengadukan perilaku siapa pun yang bertindak dalam kaitan dengan kerja Urakan, termasuk direktur, editor, dan kontributor.

Anda boleh mengadukan sesuatu yang menimpa Anda sendiri, atau sesuatu yang Anda saksikan. Bila Anda menyampaikannya atas nama orang lain, kami akan menanyakan apakah orang itu mengetahuinya dan apa yang ia inginkan, dan pada dasarnya kami tidak akan melanjutkan bertentangan dengan kehendaknya.

Anda tidak perlu punya bukti. Bawa saja apa yang Anda punya. Sebuah aduan tidak kami tolak hanya karena datang tanpa bukti.

Seberapa banyak yang Anda ceritakan adalah pilihan Anda. Ada tiga cara, dan tidak ada satu pun yang keliru.

  • Anonim sepenuhnya. Kami terima dan kami tanggapi dengan sungguh-sungguh. Perlu diketahui bahwa anonimitas membatasi apa yang bisa kami lakukan: umumnya kami tidak bisa menyampaikan keterangan anonim kepada orang yang diadukan dengan cara yang adil baginya, sehingga respons kami bisa terbatas pada mengubah penugasan, mengawasi keadaan, atau mengingatkan kembali apa yang kami harapkan secara umum. Kami tidak akan menekan siapa pun untuk membuka jati dirinya.
  • Anonim tetapi bisa dihubungi. Anda memakai nama samaran dan memberi kami satu cara untuk menghubungi Anda; alamat surel yang dibuat khusus untuk itu sudah cukup. Kami tidak pernah tahu nama Anda. Ini biasanya pilihan yang paling berguna, sebab kami bisa bertanya dan mengabari Anda perkembangannya.
  • Rahasia. Kami tahu siapa Anda. Orang yang diadukan tidak tahu, kecuali Anda mengizinkannya.

Tidak ada batas waktu untuk menyampaikan aduan. Orang butuh waktu. Kami menyadari bahwa berlalunya waktu bisa membuat beberapa hal lebih sulit dipastikan, dan kami akan jujur kepada Anda tentang itu.

3. Cara menyampaikan aduan

Lewat surel ke urakanmagazine@gmail.com.

Atau secara langsung maupun lewat pesan kepada salah satu editor yang sedang bertugas menangani aduan.

Lewat orang yang Anda percaya. Bila Anda lebih memilih tidak menulis sendiri kepada kami, Anda bisa meminta teman, rekan, atau pendamping untuk melakukan kontak pertama atas nama Anda. Mereka hanya meneruskan apa yang Anda izinkan, dan boleh tetap terlibat selama Anda menginginkannya.

Lewat pihak di luar Urakan. Anda tidak harus menyampaikannya kepada kami lebih dulu. Bila Anda lebih nyaman berbicara dengan pihak luar, lakukan saja, lalu beri tahu kami sejauh yang Anda kehendaki. Bagian 5 menjelaskan bagaimana pihak independen dari luar kami libatkan.

Di Yogyakarta ada lembaga yang membuka pendampingan untuk umum, misalnya LBH Yogyakarta untuk pendampingan hukum, dan ada lembaga lain yang bekerja untuk pendampingan psikologis maupun kasus kekerasan berbasis gender. Kami tidak mewakili lembaga-lembaga itu dan tidak punya perjanjian dengan mereka. Kami menyebutkannya karena layanan mereka memang terbuka untuk siapa saja, dan Anda berhak memakainya tanpa izin dari kami.

Lewat Instagram, bila itu tempat yang paling mudah untuk memulai. Perlakukan Instagram kami sebagai pintu, bukan tempat menceritakan semuanya: akun itu dipakai bersama dan pesan di sana tidak bersifat rahasia. Kami akan memindahkan percakapan ke kotak masuk yang tertutup, atau ke jalur mana pun yang Anda pilih, begitu kami membalas.

Tidak ada formulir dan tidak ada format wajib. Beberapa kalimat sudah cukup. Bila membantu, ceritakan apa yang terjadi, kira-kira kapan, siapa saja yang terlibat, dan apa yang Anda harapkan. Tetapi Anda tidak harus punya jawaban untuk yang terakhir.

Tidak resmi lebih dulu juga boleh. Anda boleh meminta percakapan untuk memikirkan sesuatu tanpa memulai proses resmi. Percakapan itu rahasia, tidak mengikat Anda pada apa pun, dan boleh berhenti sampai di situ. Tidak ada yang akan dilanjutkan tanpa persetujuan Anda, kecuali bila terjadi salah satu keadaan sangat terbatas di Bagian 9, dan kami akan memberi tahu Anda bila itu muncul.

Pendamping pribadi. Di tahap mana pun Anda boleh mengajak seseorang: teman, rekan, pendamping, atau penerjemah. Ini berlaku sama bagi orang yang perilakunya sedang dipersoalkan.

4. Siapa yang menerimanya

Editor yang sedang bertugas. Aduan diterima oleh editor Urakan, selalu berdua dan bersama-sama. Dua orang dan bukan satu, supaya tidak ada yang memikul perkara berat sendirian atau memutuskannya sendirian. Mereka menangani aduan dengan menjaga kerahasiaannya dan menjadi kontak sepanjang prosesnya. Siapa yang sedang bertugas bisa ditanyakan kapan saja lewat alamat di Bagian 3.

Direktur tidak pernah menjadi salah satu dari keduanya. Ini aturan tetap, bukan soal siapa yang kebetulan tersedia. Artinya, tidak ada aduan tentang direktur yang bisa mendarat di tempat yang bisa dijangkau direktur.

Susunannya ditinjau setahun sekali, dan berubah ketika salah satunya mundur. Ketika Urakan tumbuh dan ada orang lain yang bisa memegang peran ini, kami akan menyebutkan namanya di halaman ini.

Mundur dari penanganan. Tidak seorang pun dari keduanya menangani aduan yang di dalamnya ia berkepentingan, yaitu bila aduan itu tentang dirinya, tentang orang dekatnya, atau tentang perkara yang ia sendiri terlibat di dalamnya. Mundur berlaku otomatis dan tidak perlu diperdebatkan. Bila salah satu mundur, yang lain melanjutkan bersama pihak independen dari luar yang menggantikan posisi itu.

Yang dilarang bagi mereka. Mereka dilarang membuka identitas siapa pun yang terlibat melampaui apa yang diizinkan dokumen ini. Mereka dilarang mendiamkan sebuah aduan tanpa tanggapan. Mereka dilarang berpihak kepada orang yang diadukan. Mereka dilarang membuat siapa pun urung menyampaikan aduan atau urung mencari bantuan di tempat lain. Melanggar salah satu dari ini menjadi urusan pihak independen.

5. Aduan yang menyangkut tim inti, termasuk direktur

Bagian inilah yang menopang seluruh proses, maka ia ditulis dengan ketat.

Bila sebuah aduan menyangkut anggota tim inti Urakan, yaitu direktur atau editor, aduan itu tidak ditangani oleh orang yang diadukan, dan tidak pernah ditangani oleh siapa pun yang berada di bawahnya.

Aduan tentang direktur ditangani oleh pihak independen dari luar Urakan, yaitu orang atau lembaga yang tidak berkepentingan atas Urakan. Dalam hal ini:

  • Direktur tidak menerima aduan itu, tidak diberi tahu siapa yang menyampaikannya kecuali orang itu mengizinkan, dan tidak diajak berunding tentang cara menanganinya.
  • Pihak independen itu menjalankan prosesnya dari penerimaan sampai hasil, dan menentukan hasilnya. Keputusannya tidak memerlukan persetujuan direktur.
  • Direktur diberi tahu apa yang dituduhkan, cukup rinci untuk bisa menjawab, dan diberi kesempatan yang wajar untuk menjawab, sama adilnya seperti yang diterima siapa pun.
  • Direktur menarik diri dari hubungan kerja yang dipersoalkan selama proses berjalan, sejauh itu mungkin dilakukan.
  • Bila keputusannya menyangkut peran direktur di Urakan sendiri, pihak independen itu boleh merekomendasikan alih-alih memutuskan. Urakan berkomitmen sejak awal untuk mengumumkan apakah rekomendasi itu diterima, dan bila tidak, apa alasannya.

Apa yang diketahui direktur tentang aduan lain. Untuk aduan yang tidak menyangkut direktur, direktur hanya diberi tahu hal yang perlu untuk menjalankan kerja: bahwa sebuah pengaturan berubah, atau bahwa seseorang tidak lagi bekerja dengan kami. Bukan siapa yang mengadu, bukan apa isinya, dan bukan alasannya.

Aduan tentang editor ditangani oleh pihak independen dari luar, atau oleh editor yang tersisa bersama pihak independen itu, sesuai pilihan orang yang mengadu.

Menunjuk pihak independen

Pihak independen bisa berupa perorangan atau lembaga. Yang kami cari: tidak punya hubungan keuangan, kerja, atau kedekatan pribadi dengan tim inti; punya kedudukan dan kepercayaan di komunitas queer dan komunitas seni di Indonesia; berpengalaman dalam fasilitasi, mediasi, kerja pertanggungjawaban komunitas, pendampingan, atau tata kelola organisasi; dan dipercaya oleh orang-orang yang mungkin memakai proses ini, yang lebih penting daripada gelar formal apa pun.

Orang yang mengadu punya suara dalam memilihnya. Kami mengusulkan nama, dan Anda boleh menolaknya serta mengusulkan nama lain. Bila Anda sudah punya pendamping atau lembaga yang Anda percaya, kami akan bekerja dengan mereka sejauh mereka bersedia.

Pihak independen dibayar atas waktunya sejauh mereka bersedia dibayar. Menggantungkan peran ini pada kerelaan tanpa bayaran bukan pijakan yang kokoh.

Yang sedang kami kerjakan. Kami sedang mendekati beberapa orang dan lembaga agar bersedia memegang peran ini sebelum dibutuhkan, dan akan mencantumkan namanya di halaman ini setelah mereka menyatakan bersedia. Sampai itu terjadi, penunjukan dilakukan saat sebuah aduan masuk, dengan hak menolak yang ada di tangan orang yang mengadu. Kami menuliskannya terus terang supaya tidak ada yang mengira kesiapan kami lebih dari yang sebenarnya.

6. Tahapan

Tenggat di bawah ini adalah komitmen, bukan harapan. Bila kami tidak sanggup memenuhinya, kami memberi tahu orang yang menunggu, dan menyebutkan kapan kami sanggup.

Tahap 1 — Menerima (dalam 3 hari kerja). Kami memastikan aduan sudah kami terima, menyebutkan siapa yang menanganinya, dan menanyakan apakah ada yang dibutuhkan segera, termasuk perubahan penugasan selama persoalannya belum selesai. Belum ada penilaian apa pun di tahap ini.

Tahap 2 — Mendengarkan (dalam 10 hari kerja). Sebuah percakapan, dalam bentuk apa pun yang paling mudah bagi orangnya, untuk memahami apa yang terjadi dan apa dampaknya. Kami mendengarkan sebelum menilai. Kami tidak menginterogasi. Bila orangnya lebih nyaman menulis daripada berbicara, itu tidak masalah.

Tahap 3 — Menanyakan apa yang ia inginkan. Ditanyakan secara tegas, sebagai tahap tersendiri. Pilihannya bisa berupa: tidak ada tindakan untuk sekarang, hanya dicatat kalau-kalau ada pola; pengakuan atau permintaan maaf; perubahan penugasan supaya ia tidak perlu bekerja dengan seseorang; percakapan yang difasilitasi; komitmen untuk mengubah perilaku; atau diakhirinya sebuah kerja sama.

Kami jujur tentang apa yang sanggup dan tidak sanggup kami lakukan, dan kami tidak menjanjikan hasil apa pun di tahap ini.

Tahap 4 — Menyampaikannya kepada orang yang diadukan (kecuali Tahap 3 memutuskan lain). Ia diberi tahu isi aduan, cukup rinci untuk bisa menjawab dengan sungguh-sungguh, dan diberi kesempatan yang wajar untuk menjawab, dengan pendamping bila ia mau. Bila identitas orang yang mengadu belum jelas dengan sendirinya, kami bertanya lebih dulu sebelum membukanya, dan kami membicarakan dengan kedua pihak apakah perkaranya bisa berjalan tanpa itu.

Kami membuka kemungkinan bahwa sebuah aduan keliru, atau bahwa dua keterangan tentang peristiwa yang sama sama-sama tulus. Diminta menjawab sebuah aduan bukanlah sanksi.

Tahap 5 — Menilai (dalam 30 hari kerja sejak Tahap 1, sejauh memungkinkan). Penangan mempertimbangkan apa yang terjadi, seberapa serius dan apa dampaknya, apakah ada pola, apa yang diinginkan orang yang tersakiti, apakah orang yang diadukan mengakui dampaknya, dan apa yang bisa mencegahnya terulang.

Kami memakai ukuran lebih mungkin terjadi daripada tidak, dan kami mengatakannya secara jujur bila kami tidak sampai pada kesimpulan. “Kami tidak dapat memastikan apa yang terjadi” adalah hasil yang sah, dan itu bukan putusan yang memberatkan pihak mana pun.

Tahap 6 — Memutuskan dan menjalankan. Respons yang sepadan dipilih dari Bagian 8, dan kedua pihak diberi tahu.

Tahap 7 — Menindaklanjuti (setelah 3 bulan). Kami menghubungi kembali orang yang mengadu, dan bila ada kesepakatan yang dibuat, kami memastikan kesepakatan itu berjalan. Pertanggungjawaban yang berhenti di pengumuman bukanlah pertanggungjawaban.

Bila kami berhenti. Kami bisa menghentikan sebuah proses ketika orang yang diadukan tidak dapat ditemukan atau dihubungi, ketika yang mengadu meminta kami berhenti, atau ketika tidak ada cukup bahan untuk melanjutkan. Kami memberi tahu kedua pihak. Bila kemudian muncul hal baru, perkara yang dihentikan bisa dibuka kembali.

7. Percakapan yang difasilitasi dan percakapan pemulihan

Bila kedua orang menyetujuinya, dan hanya bila demikian, sebuah percakapan bisa dilakukan di antara mereka dengan fasilitator netral yang hadir.

Ini tidak pernah menjadi jalan utama, tidak pernah diwajibkan, dan tidak pernah menjadi syarat bagi apa pun. Tidak ada yang diminta duduk satu ruangan dengan orang yang membuatnya takut, dan menolak tidak membawa akibat apa pun serta tidak dipakai untuk meragukan keterangannya. Bila kuasa di antara kedua pihak timpang secara mencolok, kami berhati-hati dengan jalan ini dan umumnya tidak akan menawarkannya.

Bila percakapan tidak tepat tetapi pemulihan masih mungkin, fasilitator bisa menyampaikan pesan, kesepakatan, atau permintaan maaf di antara kedua pihak tanpa mereka bertemu.

8. Rentang respons

Respons dipilih karena kesepadanannya, bukan karena harus meningkat, dan lebih dari satu bisa berlaku sekaligus.

  • Tidak ada tindakan lanjutan, bila aduan tidak terbukti atau berada di luar Pedoman. Dicatat, dan orangnya diberi tahu alasannya.
  • Percakapan dengan orang yang diadukan tentang apa yang diharapkan darinya.
  • Pengakuan atau permintaan maaf, bila itu bermakna dan memang diinginkan. Tidak pernah dituntut sebagai formalitas.
  • Percakapan yang difasilitasi atau percakapan pemulihan, atas kesepakatan bersama.
  • Kesepakatan tentang perilaku ke depan, tertulis, spesifik, dengan tanggal peninjauan.
  • Perubahan penugasan, seperti mengalihkan pekerjaan, memisahkan orang, atau mengatur siapa hadir di mana.
  • Pembatasan peran, seperti mundur dari tanggung jawab keredaksian, dari memfasilitasi acara, atau dari kontak dengan kontributor.
  • Penghentian sementara sebuah kerja sama selama perkaranya diselesaikan.
  • Mengakhiri kerja sama dan tidak menugaskan pekerjaan lagi.
  • Mengeluarkan dari ruang-ruang Urakan, termasuk acara, kanal, dan program, secara permanen bila memang diperlukan.
  • Menurunkan karya yang telah terbit, bila terus menayangkannya justru menyakiti.
  • Dukungan untuk mencari bantuan di luar. Bila sebuah perilaku berpotensi pidana, atau perkaranya di luar kapasitas kami, kami mengatakan terus terang bahwa ini di luar apa yang bisa diselesaikan sebuah majalah, dan kami membantu orangnya mencari pendampingan hukum, medis, atau spesialis bila ia menginginkannya. Keputusan untuk melibatkan aparat ada pada orang yang tersakiti, bukan pada kami, dan kami tidak akan mengambil keputusan itu untuknya maupun menghalanginya. Bila kami sendiri terikat kewajiban hukum tertentu, kami menyampaikannya sejak awal, bukan menemukannya belakangan.

Yang membuat respons lebih berat. Dampaknya serius atau berkepanjangan bagi orang yang tersakiti; kejadiannya lebih dari sekali; orang yang terkena lebih dari satu; ada ketimpangan kuasa yang mencolok di antara mereka yang terlibat; orang yang diadukan memegang kedudukan di Urakan; orang yang tersakiti berada dalam posisi rentan; ada pembalasan atau tekanan setelah aduan disampaikan.

Yang membuat respons lebih ringan. Dampaknya terbatas; satu kejadian yang tidak mencerminkan kebiasaannya; orang yang diadukan mengakui dampaknya tanpa perlu didesak; sudah ada langkah untuk memperbaikinya; orang yang tersakiti sendiri menghendaki respons yang lebih ringan.

Memulihkan nama baik. Bila sebuah aduan tidak terbukti, kami menyampaikannya kepada semua orang yang sebelumnya tahu perkara itu sedang berjalan, dan pengaturan kerja apa pun yang dihentikan selama proses berlangsung dipulihkan kembali. Ini bukan sekadar catatan dalam berkas yang tak dilihat siapa pun. Bila kami tidak dapat memastikan apa yang terjadi, kami mencatatnya demikian dan tidak membiarkannya berdiri sebagai putusan terselubung.

Tentang pernyataan publik. Pada dasarnya Urakan tidak mengumumkan hasil sebuah proses. Kami tidak akan mengabari komunitas tentang seseorang, dan kami juga tidak akan diam dengan cara yang menyesatkan orang-orang yang sebentar lagi kami tempatkan satu ruangan dengan orang itu.

Bila sebuah keputusan berdampak pada orang yang memang perlu tahu, misalnya bahwa seseorang tidak lagi menulis untuk kami atau tidak hadir di sebuah acara, kami menyampaikan seperlunya, sesingkat mungkin, tanpa menceritakan aduannya. Pernyataan apa pun yang menyebut nama seseorang memerlukan persetujuan orang yang tersakiti dan keterlibatan pihak independen.

9. Kerahasiaan, catatan, dan identitas

Bagian ini ditulis khusus untuk konteks di mana dikenali bisa membawa akibat jauh melampaui urusan profesional.

Identitas bergerak lebih pendek daripada informasi. Sejauh sebuah perkara bisa ditangani tanpa membuka siapa yang mengadu, begitulah caranya. Bila tidak bisa, kami mengatakannya sejak awal, menjelaskan alasannya, dan membiarkan orangnya memutuskan apakah ingin melanjutkan. Kami tidak membuka identitas kepada orang yang diadukan tanpa bertanya lebih dulu.

Siapa yang boleh melihat apa. Hanya dua penangan, ditambah pihak independen bila terlibat. Bukan tim yang lebih luas. Bukan pengurus organisasi mitra. Bukan pendana. Menjadi direktur tidak memberi akses pada aduan yang ditangani editor yang bertugas, dan tidak ada anggota Urakan yang berhak melihat catatan atas dasar jabatannya.

Catatan seminimal mungkin. Kami menyimpan sesedikit mungkin, sebatas yang memungkinkan prosesnya adil dan sebuah pola bisa terlihat: tanggal, sifat umum aduan, siapa yang menanganinya, apa yang diputuskan, dan apakah tindak lanjut sudah dilakukan. Kami tidak menyimpan transkrip, rekaman, atau uraian rinci kecuali orang yang mengadu memintanya, dan kami tidak menyimpan dokumen yang akan membongkar identitas atau keadaan seseorang bila berkasnya sampai terbaca orang yang keliru.

Penyimpanan. Catatan disimpan di satu tempat terenkripsi dan berkata sandi yang hanya bisa diakses penangan yang sedang bertugas. Bukan di surel pribadi, bukan di penyimpanan bersama, bukan di aplikasi pesan. Serah terima saat pergantian dilakukan dengan sengaja dan dicatat.

Berapa lama. Disimpan tiga tahun sejak selesai, lalu dimusnahkan, kecuali ada kesepakatan yang masih berjalan atau pola yang belum tuntas. Siapa pun yang pernah mengadu boleh meminta catatannya dimusnahkan lebih awal, dan kami akan melakukannya kecuali catatan itu bagian dari perkara yang masih berjalan dan menyangkut orang lain.

Batas kerahasiaan. Ada keadaan yang sangat terbatas di mana kami mungkin tidak sanggup menjaga kerahasiaan: bila ada risiko serius dan mendesak terhadap nyawa atau keselamatan seseorang, atau bila hukum mewajibkan pengungkapan. Ini jarang terjadi. Bila muncul, kami memberi tahu orangnya sebelum kami bertindak, sejauh itu aman dilakukan, dan kami membicarakannya dengan dia.

Kerahasiaan mengikat kedua arah. Semua orang yang terlibat dalam sebuah proses diminta menjaga kerahasiaan isinya. Ini melindungi orang yang mengadu sama seperti melindungi orang yang diadukan.

Tidak ada satu pun di sini yang membungkam orang tentang pengalamannya sendiri. Kerahasiaan berlaku pada proses Urakan, bukan pada cerita seseorang tentang apa yang menimpanya. Kami tidak meminta siapa pun menandatangani penyerahan suaranya, dan kami tidak memperlakukan orang yang berbicara tentang hidupnya sendiri sebagai pelanggar.

10. Apa yang dilindungi proses ini

Bagi orang yang mengadu: Anda ditanyai apa yang Anda inginkan sebelum apa pun diputuskan; identitas Anda tidak dibuka tanpa persetujuan Anda; pembalasan adalah pelanggaran; Anda boleh membawa pendamping, advokat, atau penerjemah; Anda berhak atas penyesuaian yang membuat proses ini bisa Anda gunakan; Anda diberi tahu apa yang sedang berjalan dan apa yang diputuskan; Anda boleh berhenti kapan saja; dan direktur tidak bisa melihat atau memengaruhi perkara yang menyangkut dirinya sendiri.

Bagi orang yang diadukan: Anda diberi tahu apa yang dituduhkan, cukup rinci untuk bisa menjawabnya; Anda diberi kesempatan yang wajar untuk menjawab sebelum ada keputusan; Anda boleh membawa pendamping, advokat, atau penerjemah; Anda berhak atas penyesuaian yang membuat proses ini bisa Anda gunakan; aduan bukan putusan, dan menjadi orang yang diadukan bukanlah sanksi; respons bersifat sepadan, dan mencegah hukuman sosial yang berlebihan adalah salah satu alasan proses ini ada, bukan tujuannya; bila tidak ada yang bisa dipastikan, itu dicatat apa adanya dan bukan sebagai putusan terselubung; nama baik Anda dipulihkan dan pengaturan kerja yang sempat dihentikan dijalankan kembali bila aduan tidak terbukti; dan tidak ada hasil yang diumumkan kepada orang yang tidak perlu mengetahuinya.

11. Dukungan

Kami bukan konselor, bukan pengacara, dan bukan dokter, dan kami tidak akan berpura-pura sebaliknya. Bila seseorang membutuhkan lebih dari yang bisa kami berikan, kami akan membantunya mencarinya.

Tergantung kebutuhannya, itu bisa berupa dukungan psikologis, nasihat hukum, layanan medis, dukungan untuk keadaan darurat, atau pendamping yang bisa menemani seseorang menjalani proses di tempat lain. Kami akan membantu mencari pilihannya, melakukan kontak pertama bila itu lebih mudah, dan menanggung apa yang wajar bisa kami tanggung.

Kami tidak mencantumkan daftar nama organisasi di sini. Rujukan yang salah menangani orang lebih buruk daripada tidak ada rujukan sama sekali, dan kami tidak bersedia mengirim siapa pun ke tempat yang belum kami periksa. Daftar itu sedang kami susun dengan berbicara langsung kepada organisasi-organisasinya, dan kami akan menyampaikan yang relevan ketika ada yang membutuhkannya.

12. Bila proses ini gagal

Bila seseorang menilai sebuah proses ditangani secara tidak adil, baik oleh editor yang bertugas maupun oleh pihak independen, ia boleh meminta peninjauan satu kali oleh pihak independen yang berbeda. Peninjauan menilai apakah prosesnya adil, bukan apakah orang lain akan memutuskan berbeda. Ini kami pilih dengan sengaja: di lingkungan tempat semua orang saling kenal, peninjauan yang bisa membuka kembali pokok perkaranya akan berubah menjadi perdebatan kedua dengan orang-orang yang sama, dan yang mengadu membayarnya dua kali.

13. Peninjauan

Proses ini ditinjau setahun sekali, dan setiap kali ada perkara yang memperlihatkan celah di dalamnya. Peninjauan melihat apakah proses ini dipakai, apakah orang merasa bisa memakainya, apakah tenggatnya dipenuhi, dan apakah ada bagian di dalamnya yang justru membuat orang urung mengadu.

Peninjauan dicatat dalam satu baris: tanggal, siapa yang meninjau, apa yang berubah. Tidak ada satu pun perkara perorangan yang muncul di dalamnya.

14. Apa dasarnya

Lihat Bagian 11 Pedoman Perilaku. Ringkasnya: tidak ada yang mewajibkan kami punya ini, kami sendiri yang memilihnya, dan kami menyusunnya dengan merujuk pada UU TPKS, UU PDP, Permendikbudristek 55/2024, dan Peraturan Rektor UGM 1/2020, sambil berbeda dari semuanya di tempat-tempat yang tidak cocok bagi sebuah majalah independen.


Kontak: urakanmagazine@gmail.com Versi 1.0, 6 Agustus 2026. Peninjauan berikutnya: 5 Agustus 2027.


URAKAN adalah majalah untuk seluruh pelaku ekosistem seni. Kami menyajikan refleksi, ulasan, dan berita dengan arahan filosofi editorial yang otentik.

Ikuti kami untuk mendapatkan informasi setiap kali kami menerbitkan artikel terbaru. Untuk ikut berkontribusi, klik di sini. Baca tentang Kepedulian & Pertanggungjawaban di sini.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨