Tag: Rifki Akbar Pratama

  • Melalui pameran solonya yang bertajuk Solstice, Vicky Saputra menunjukkan hasil praktik pirografi surya. Di tengah dunia yang beroperasi 24/7, dia memilih bekerja tiga jam sehari dan menyerahkan sisanya pada matahari.

    Titik Balik Kepedihan
  • Rage Against the Muchsin menghadirkan kesia-siaan sebagai strategi estetik. Melalui gimmick, meme, dan mesin-mesin yang tak berguna, Argya Dhyaksa menyingkap cara kerja ekonomi perhatian.

    You Promise Me Rage, Instead I Got ‘All That Is Sold Means Invoice Cair’
  • Kareem Soenharjo memadatkan 22 karya ke dalam ruang yang dipenuhi emosi: interior yang mencekam dan pekat, sorotan mata yang begitu tajam, dan tubuh-tubuh yang tak utuh. Pameran ini menghadirkan figur-figur yang terjebak antara badai batin dan tekanan pandangan sosial.

    Katalog Perasaan yang Tertangguhkan
  • RUBANAH Underground Hub mengadakan pameran “Gion dalam Simulasi” yang meninjau ulang praktik dan pemikiran Wagiono Sunarto (1949–2022), seniman penting yang menjadikan gambar sebagai laku estetik dan intelektual.

    Taktilitas, Resistensi, dan Politik Keintiman Kita


URAKAN adalah majalah untuk seluruh pelaku ekosistem seni. Kami menyajikan refleksi, ulasan, dan berita dengan arahan filosofi editorial yang otentik.

Ikuti kami untuk mendapatkan informasi setiap kali kami menerbitkan artikel terbaru. Untuk ikut berkontribusi, klik di sini.

← Kembali

Terima kasih atas tanggapan Anda. ✨