Surprise

Blessina tentang keterhubungan, berbagi musik dan sebuah single yang tersimpan selama lima tahun.

Ruang Pamer

Kumpulan ulasan pameran dari para penulis Urakan: pembacaan kritis atas karya, gagasan kuratorial, dan ruang yang menghadirkannya.

Semua ulasan

Palimses dan Batas Sebuah Istilah

Empat seniman, satu istilah. Dua cara menimpa. Ulasan atas Palimses di Ace House.

Oleh Azhari

Ace House, Yogyakarta
11 September – 16 Oktober 2026

Mukadimah: Pintu Masuk Menandai Titik Mula

Pameran perdana galeri Artmeru menghadirkan interupsi atas perubahan realitas sosial, lewat sikap keberagaman artistik lintas generasi.

Oleh Ach Rizal Fahmi Ilhami

Artmeru, Malang
26 Juni – 5 September 2026

Katalog Perasaan yang Tertangguhkan

Kareem Soenharjo memadatkan 22 karya ke dalam ruang yang dipenuhi emosi: interior yang mencekam dan pekat, sorotan mata yang begitu tajam, dan tubuh-tubuh yang tak utuh.

Oleh Rifki Akbar Pratama

Studio 22nya, Jakarta
29 November – 13 Desember 2025

Antara Dalang dan Posisi: ara Mengupas Asia Tenggara lewat Iwan Effendi

Pameran repertoar pertunjukan sang seniman menjadi langkah berikutnya bagi ara untuk merealisasikan visi misi galeri ini.

Oleh Rafael Marius

ara contemporary, Jakarta
17 Mei – 21 Juni 2025


Sikap Redaksi Mengapa URAKAN
Urakan Magazine Writers Lab pertama, 2024.

Medan seni Indonesia bergerak lebih cepat daripada tulisan yang membacanya, dan kami ingin ikut mengejarnya: dengan tulisan yang menganalisis, dalam bahasa kita sendiri.

Kami mengkritik karya dan gagasan, bukan orang. Kami membaca dengan sungguh-sungguh, karena karya yang dibaca dengan serius menuntut lebih banyak dari siapa pun yang membuat dan memamerkannya.

Kenapa nama kami berarti “tak mau diatur”, dan bagaimana semuanya bermula dari sebuah ruangan dan sepuluh orang: ceritanya ada di surat pertama kami.

Reportase

Tuesday Louder: Kebisingan Hari Selasa dari Sentra Gudeg Wijilan

Musik elektronik dengan volume penuh di tengah permukiman padat jelas bukan tanpa gesekan. Sejak akhir 2023, Tuesday Louder perlahan meyakinkan kampungnya sendiri bahwa kebisingan pun bisa dirawat bersama.

Oleh Ismail Noer Surendra

Dari Lapangan

Reportase dari panggung, festival, dan ruang-ruang tempat skena seni bergerak.

Semua reportase

Pertunjukan Konser Maestro Harry Roesli di Yogyakarta Gamelan Festival 30

Pertunjukan Harry Roesli yang dikenal jenaka, satir, kontemporer, dan nyeleneh kembali dihidupkan oleh pemuda-pemudi Bandung yang bergabung dalam Rumah Musik Harry Roesli.

Oleh Ismail Noer Surendra

Yogyakarta Gamelan Festival 30
23 Juli 2025

Jogja Noise Bombing 2025: Aspirasi Aural Tanpa Batas

Setelah lebih dari 12 tahun berjalan, JNB Fest merefleksikan kembali arti noise dan relevansinya sampai sekarang.

Oleh Ismail Noer Surendra

Jogja Noise Bombing Fest 2025
9–11 Mei 2025

Terbitan Pilihan URAKAN di Yogyakarta Art Book Fair 2025

Tim redaksi URAKAN menyoroti beberapa judul yang menarik dari pameran buku seni tahunan ini.

Oleh URAKAN

Yogyakarta Art Book Fair 2025
2–4 Mei 2025

Record Store Day Yogyakarta 2025

Perayaan rilisan fisik tahunan ini memunculkan suasana nostalgia dengan kemasan tradisional.

Oleh URAKAN

Record Store Day Yogyakarta 2025
12–13 April 2025

Potret

A Night Kacau Balau

Percakapan dengan Lucas Haynes tentang kekacauan, izin, dan rumah yang menjelma panggung.


Dari Arsip

Ulasan pameran yang masih layak dibaca ulang. Geser untuk menjelajah.

Ulasan Rifki Akbar Pratama

Titik Balik Kepedihan

Melalui pameran solonya yang bertajuk Solstice, Vicky Saputra menunjukkan hasil praktik pirografi surya. Di tengah dunia yang beroperasi 24/7, dia memilih bekerja tiga jam sehari dan menyerahkan sisanya pada matahari.

Sumsum Gallery, Yogyakarta
11 Februari – 5 Maret 2026

Ulasan Aghnia Amalia

Menyibak Riak-Riak Kolonialisme Bersama Kei Imazu

Perpaduan teknik artistik tradisional dan teknologi digital menjadi cara untuk Kei Imazu menavigasi dan menggali sejarah secara non-linear. Perupa Jepang yang berbasis di Bandung ini mengundang refleksi atas keterikatan manusia dengan sejarah, alam, dan waktu yang berlapis-lapis melalui pameran tunggalnya di Museum MACAN.

Museum MACAN, Jakarta
24 Mei – 5 Oktober 2025

Ulasan Kezia C.Y Rantung

Intersubjektivitas dalam Labirin Gen-Z

Titik Kumpul Forum & Collective mengeksplorasi bagaimana mitos dunia kerja bagi generasi muda terbentuk melalui pameran “In(dies) Economy.”

JNM Bloc, Yogyakarta
16 Maret – 15 April 2025

Ulasan Rifki Akbar Pratama

Taktilitas, Resistensi, dan Politik Keintiman Kita

RUBANAH Underground Hub meninjau ulang praktik dan pemikiran Wagiono Sunarto (1949–2022), seniman yang menjadikan gambar sebagai laku estetik dan intelektual.

RUBANAH Underground Hub, Jakarta
27 Mei – 22 Juni 2025

Ulasan Aghnia Amalia

Bagaimana Melampaui Kertas: The Paper Menagerie

ISA Art Gallery menghadirkan kertas tak hanya sebagai medium karya seni, tetapi juga sebagai wadah yang membawa sejarah, narasi, hingga perlawanan.

ISA Art Gallery, Jakarta
27 Februari – 4 April 2025

Semua ulasan, esai, dan reportase URAKAN, dalam satu koleksi.


Urakan Magazine Writers Lab

Menumbuhkan penulis, bukan hanya mencarinya.

Sebelum URAKAN menerbitkan satu tulisan pun, kami lebih dulu membuka lab menulis. Tantangan pertama sebuah majalah seni adalah menemukan penulisnya, dan kami memilih ikut menumbuhkan penulis baru. Beberapa peserta lab kini menulis untuk URAKAN.



Majalah untuk seluruh pelaku ekosistem seni